Bagaimana Cara Pengobatan Cacar Air? – Cacar air atau Varicella adalah salah satu penyakit infeksi virus yang umum terjadi, khususnya pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster dan dikenal dengan tanda-tanda utamanya bersifat ruam kulit yang beralih menjadi lepuh gatal, disertai dengan demam dan rasa tidak enak badan. Meskipun sering diakui sebagai penyakit era kanak-kanak yang ringan, cacar air dapat mengakibatkan komplikasi benar-benar pada orang dewasa, wanita hamil dan individu dengan proses kekebalan tubuh yang lemah.
Sebagaimana yang udah dijelaskan bahwa cacar air memiliki tanda-tanda utama bersifat ruam kulit yang beralih menjadi lepuh gatal, demam dan rasa tidak enak badan. Sehingga, dirasa wajib untuk membicarakan bagaimana pengobatan cacar air sehingga cacar air yang dialami dapat ditangani secara tepat.
Bagaimana Cara Pengobatan Cacar Air?
Berikut penjelasan mengenai pengobatan cacar air:
1. Perawatan umum
- Istirahat yang cukup: Penderita cacar air disarankan untuk banyak istirahat sehingga tubuh dapat melawan infeksi virus.
- Minum banyak cairan: Mengonsumsi cairan yang memadai mutlak untuk merawat tubuh tetap terhidrasi dan membantu menangani demam.
- Kebersihan: Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi air hangat setiap hari untuk kurangi risiko infeksi sekunder pada kulit. Menggunakan sabun yang lembut dan jauhi menggosok kulit yang terkena ruam.
2. Pengobatan untuk gejala
- Obat Pereda demam dan nyeri: Paracetamol (acetaminophen) bisa digunakan untuk kurangi demam dan rasa nyeri. Hindari pemakaian aspirin pada anak-anak sebab bisa menyebabkan sindrom Reye, keadaan yang jarang tetapi serius.
- Antihistamin: Obat seperti diphenhydramine (Benadryl) dapat kurangi rasa gatal yang disebabkan oleh ruam cacar air.
- Lotion atau krim anti gatal: Calamine lotion atau krim hidrokortison dapat diaplikasikan pada kulit untuk kurangi gatal dan iritasi.
3. Pengobatan antivirus
- Cyclovir: Pada beberapa kasus, khususnya bagi orang dewasa, wanita hamil, atau individu dengan proses kekebalan tubuh yang lemah, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus seperti acyclovir untuk mempercepat pengobatan dan kurangi keparahan gejala. Obat ini paling efisien kalau diberikan dalam 24 jam setelah munculnya ruam pertama.
Baca Juga: Komplikasi Batuk Rejan Dan Bahayanya Pada Anak
4. Pencegahan infeksi sekunder
- Memotong kuku: Memotong kuku bagi penderita cacar air menjadi perihal wajib untuk dilakukan sehingga tidak menggaruk ruam yang bisa menyebabkan infeksi bakteri sekunder.
- Menggunakan sarung tangan: Anak-anak mungkin wajib Mengenakan sarung tangan waktu tidur untuk menahan garukan waktu tidur.
5. Vaksinasi
- Vaksin varicella: Pencegahan paling baik pada cacar air adalah lewat vaksinasi. Vaksin varicella amat efisien dalam menahan penyakit ini dan disarankan untuk anak-anak, remaja dan orang dewasa yang belum dulu menderita cacar air.
6. Pengobatan komplikasi
- Antibiotik: Jika berlangsung infeksi bakteri sekunder pada kulit atau organ lain, antibiotik mungkin diperlukan.
- Pengobatan komplikasi serius: Dalam persoalan yang jarang terjadi, komplikasi benar-benar seperti pneumonia, ensefalitis (radang otak), atau persoalan dengan hati dan ginjal bisa berlangsung dan perlu pengobatan lebih lanjut di rumah sakit.
Tips tambahan:
- Hindari kontak: Orang yang terinfeksi wajib jauhi kontak dengan individu yang rentan seperti bayi, orang tua, wanita hamil yang belum dulu menderita cacar air dan orang dengan proses kekebalan tubuh yang lemah.
- Perawatan di rumah: Mencuci busana dan seprai secara teratur, merawat kebersihan lingkungan, dan jauhi paparan hawa dingin atau amat panas yang dapat memperburuk gejala.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang pas dan rekomendasi pengobatan cacar air yang sesuai. Pengobatan dan perawatan mungkin banyak ragam bergantung pada usia, keadaan kesehatan pasien serta keparahan infeksi.
Tinggalkan Balasan