Cara Efektif Atasi Infeksi Jamur pada Vagina Wanita – Infeksi jamur pada vagina berlangsung akibat perkembangan jamur Candida albicans secara berlebih. Kondisi berikut dapat menyebabkan iritasi, peradangan, gatal, dan muncul cairan yang menjadi menyakitkan.
Bagi anda yang baru pertama kali mengalami infeksi jamur vagina, maka anda harus mendapatkan pengecekan dokter untuk paham diagnosis dan pengobatan. Perawatan yang paling efektif untuk menangani infeksi jamur pada vagina yaitu obat antijamur tertentu yang diresepkan oleh dokter.
Cara Efektif Atasi Infeksi Jamur pada Vagina Wanita
Perawatan infeksi jamur pada vagina tergantung pada tingkat keparahan dan frekuensi munculnya gejala dan infeksi.
Terkadang situasi infeksi dapat diobati dengan obat-obatan bebas resep.
Namun, jika anda belum percaya tengah mengalami infeksi jamur, maka sebaiknya tanyakan pada dokter untuk memastikan penyembuhan yang tepat.
Jika dokter mendiagnosis adanya infeksi jamur pada vagina, maka ia bakal meresepkan salah satu obat berikut:
1. Terapi vagina jangka pendek
Pengobatan pertama, dokter mungkin meresepkan obat antijamur yang dikonsumsi dalam tiga hingga tujuh hari.
Dalam jangka pas berikut biasanya infeksi jamur bakal hilang. Obat antijamur yang dapat diberikan dalam bentuk krim, salep, pill dan supositoria (berbentuk peluru).
2. Obat oral dosis tunggal
Dokter mungkin meresepkan flukonazol obat oral dosis tunggal. Namun, obat ini tidak disarankan untuk wanita hamil.
Untuk mengelola gejala yang lebih parah, dokter mungkin dapat menganjurkan untuk meminum dua dosis tunggal dengan jarak tiga hari.
Baca Juga: Inilah 9 Khasiat Madu untuk Wanita
3. Asam borat
Obat seterusnya yaitu asam borat. Ini adalah antiseptik berwujud kuat yang efektif mengobati infeksi jamur yang kebal terhadap penyembuhan lain.
Asam borat ada dalam bentuk suppositoria, supaya dapat digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada vagina secara langsung.
Namun, harus diwaspadai asam borat dapat berwujud beracun jika dalam jumlah besar.
Beberapa pengaruh sampingnya yaitu rusaknya ginjal, masalah proses peredarah darah akut, bahkan kematian jika menyerap terlampau banyak.
Obat ini tidak boleh diminum atau digunakan pada kulit yang bermasalah. Selain itu termasuk tidak disarankan untuk wanita hamil
4. Supositoria dan suplemen probiotik
Probiotik sudah dikenal sebagai senyawa yang dapat memulihkan keseimbangan bakteri ragi di tubuh.
Suplemen probiotik yang mempunyai kandungan strain bakteri Lactobacillus acidophilus, bermanfaat untuk menyeimbangkan saluran pencernaan dan flora dalam vagina.
Kamu termasuk bisa mengonsumsi yoghurt sebagai sumber probiotik.
Suplemen probiotik orang mungkin memerlukan pas kira-kira 10 hari untuk memandang efektivitas.
Namun, jika mengidamkan hasil yang lebih cepat, anda bisa pakai probiotik dalam bentuk supositoria vagina.
5. Hidrogen peroksida
Cara seterusnya untuk menangani infeksi jamur pada vagina yaitu dengan hidrogen peroksida, yang merupakan antiseptik untuk membunuh bakteri dan ragi.
Hidrogen peroksida diproduksi Lactobacillus di vagina dan secara alami merupakan bagian dari kegiatan biologis untuk melawan ragi.
Cara pakai hidrogen peroksida yaitu dengan mengencerkannya dengan air terlebih dulu, sebelum saat mengoleskan ke alat kelamin. Selain itu hindari menggunakannya untuk pas yang lama.
6. Vitamin C
Mengonsumsi vitamin C termasuk salah satu cara untuk menangani infeksi jamur.
Seperti yang diketahui, vitamin C merupakan penguat proses imun tubuh dan berperan dalam kesehatan kulit.
Jika proses kekebalan tubuh kuat, maka memungkinkannya untuk melawan infeksi, termasuk infeksi jamur.
Vitamin C termasuk disebut asam askorbat, yang memiliki komponen antimikroba untuk menghindar perkembangan berlebih Candida.
Cobalah untuk menaikkan asupan vitamin C untuk menaikkan kebolehan tubuh melawan infeksi jamur.
Namun hindari mengoleskan vitamin C asam ke jaringan vagina yang sensitif.
Tinggalkan Balasan