Inilah Gejala dan Cara Hadapi Narcissistic Personality Disorder – Narcissistic personality disorder atau masalah kepribadian narsisistik umumnya menjadi muncul di usia remaja sampai awal masa dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, tetapi umumnya sebab karakteristik bawaan (genetik) atau pengaruh pola asuh di masa kecil.
Misalnya, seseorang sejak kecil dimanja oleh orang tua secara berlebihan agar senantiasa mengharapkan perlakuan yang sama dari orang lain. Saat beranjak dewasa dan segala suatu hal tidak berlangsung cocok keinginannya, orang selanjutnya pun dapat kesusahan untuk mengendalikan emosi.
Sering dipuji sejak kecil secara berlebihan walaupun tidak cocok dengan kenyataan juga berperan dalam pertumbuhan masalah kepribadian narsisistik. Namun, trauma, pengabaian, atau kurang bantuan selama masa kecil juga bisa jadi penyebab narcissistic personality disorder.
Memahami Gejala Narcissistic Personality Disorder
Penderita masalah narcissistic personality disorder umumnya muncul menawan dan karismatik. Ia kerap kali tidak segera perlihatkan sifat aslinya di depan orang lain, lebih-lebih dalam jalinan asmara. Ia juga cenderung lebih senang berada di lingkungan pertemanan yang bisa senantiasa memberinya pujian.
Narcissistic personality disorder cuma dapat ditetapkan oleh seorang profesional kebugaran mental. Secara garis besar, inilah beberapa tanda-tanda narcissistic personality disorder yang perlu dipahami:
1. Merasa berhak beroleh perlakuan istimewa
Penderita narcissistic personality disorder umumnya menjadi sedih dan kecewa dikala ia tidak diberi bantuan atau perlakuan pribadi dari orang lain, sebab ia menjadi pantas untuk mendapatkannya. Ia berpikiran dirinya penting, istimewa, dan layak diberi perhatian tertentu oleh orang lain.
Sebagai contoh, normal sekiranya Anda mengharapkan layanan yang baik dari barista di sebuah kedai kopi. Namun, penderita kondisi narcissistic personality disorder justru mengharapkan perhatian atau perlakuan lebih secara tidak wajar.
Misalnya, ia meminta bahwa barista selanjutnya senantiasa mengingat pesanan favoritnya dan bisa mendahului pesanannya dari pelanggan lain yang sudah mengantri. Nah, ia tidak beroleh perlakuan atau perhatian tersebut, ia menjadi kesal, marah, atau lebih-lebih melakukan tindakan kasar sampai berdampak pada kebugaran mentalnya.
2. Selalu haus dapat pujian
Ciri-ciri paling lazim dari seorang narcissistic personality disorder adalah senantiasa “haus” dapat pujian atau kekaguman dari orang lain. Orang dengan masalah kepribadian ini menjadi perlu beroleh pengakuan dari orang lain dan kerap kali menyombongkan pencapaiannya, lebih-lebih melebih-lebihkannya, cuma untuk dipuji oleh orang lain.
3. Menolak kritik, senantiasa menjadi benar, dan senang mencari perhatian
Meski tidak menunjukkannya, orang dengan narcissistic personality disorder sebetulnya kerap menjadi cemas, tidak mampu, penuh keraguan, dan kehampaan dalam dirinya.
Semua perasaan selanjutnya ditutupinya dengan mencari validasi dari orang lain, menampik kritik sekecil apapun, tidak berkenan mengakui selagi dirinya salah, menjadi dirinya benar, dan kerap berperilaku berlebihan untuk mencari perhatian orang lain.
4. Bersikap manipulatif
Penderita masalah ini pada awalannya bisa saja mencoba untuk menggembirakan orang lain dan menyebabkan orang terkesima padanya.
Namun, pada selanjutnya nanti, keperluan dan kebutuhan dirinya sendiri yang dapat diutamakan dan senantiasa didahulukan. Ia pun tak segan-segan untuk menjatuhkan orang lain, di selagi orang sudah meminta padanya.
Saat terjalin dengan orang lain, penderita narcissistic personality disorder umumnya memanfaatkan metode “tarik-ulur” untuk membuatnya menjadi jadi orang yang dominan atau “pengendali” dalam jalinan tersebut.
5. Suka memanfaatkan atau mengeksploitasi orang lain
Penderita narcissistic personality disorder umumnya memanfaatkan orang lain untuk keperluan dirinya sendiri, baik secara mengerti maupun tidak.
Ia cenderung membangun jalinan pertemanan atau usaha berdasarkan apa yang orang lain mampu berikan padanya, sekiranya mengenai harta atau standing sosial. Ia juga bisa saja mengeksploitasi kekuatan orang lain untuk menguntungkan dirinya sendiri.
6. Tidak memiliki teman yang terjalin lama
Orang yang menderita narcissistic personality disorder umumnya kerap mengalami konflik dengan orang lain. Ia bisa saja cuma memiliki sedikit teman dekat atau lebih-lebih tidak memiliki teman sama sekali yang terlalu dekat secara intens.
Bila memiliki teman dekat, penderita NPD terlalu peka dan protektif agar bisa saja cemburu sekiranya teman dekatnya bergaul dengan orang lain. Ia bisa saja dapat menyebabkan teman dekatnya menjadi bersalah atas apa yang dilakukannya.
Baca Juga: Rekomendasi Tisu Basah Bayi yang Ramah di Kulit
7. Terlihat terlalu yakin diri dan dominan, padahal cuma “topeng”
Orang yang memiliki narcissistic personality disorder menampilkan dirinya yang penuh yakin diri, tegas, dan terkesan mampu mendominasi orang lain. Ia senang memiliki kendali terhadap orang lain dan risau untuk kehilangan kendalinya.
Bahkan, ia berkeyakinan bahwa dirinyalah yang terbaik dari segala sisi, baik dalam hal pekerjaan, asmara, maupun bakat yang dimilikinya. Padahal, nyatanya seluruh itu hanya “topeng” untuk menutupi rasa harga diri dan yakin dirinya yang rendah. Ia pun secara tidak mengerti terlarut dalam dunia fantasi kehidupan yang ia ciptakan sendiri.
8. Kurang empati terhadap orang lain
Narcissistic personality disorder juga ditandai dengan kurangnya rasa empati. Penderita NPD cenderung enggan mengerti atau pikirkan terhadap perasaan orang lain.
Karena sifatnya ini, ia kerap kali menyebutkan atau melaksanakan hal-hal yang menyakiti perasaan orang lain dan tidak membayangkan bagaimana tindakannya berdampak pada orang lain.
9. Merasa superior
Merasa lebih unggul dan superior dari orang lain juga juga tanda narcissistic personality disorder. Gejala NPD lainnya adalah tabiat arogan, angkuh, dan meremehkan, lebih-lebih terhadap orang dengan standing sosial yang lebih rendah.
10. Iri pada orang lain atau yakin bahwa orang lain iri padanya
Pada narcissistic personality disorder, penderitanya memiliki rasa iri yang besar terhadap orang lain dan ia dapat menghabiskan banyak selagi untuk mengusahakan memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain.
Penderita NPD memiliki stimulus yang tinggi bahwa ia pantas beroleh suatu hal yang lebih besar dan lebih pribadi dari orang lain. Tidak menutup bisa saja ia dapat remehkan pencapaian orang lain. Beberapa penderita NPD juga bisa berpikiran bahwa orang lain iri terhadap dirinya dan kesuksesannya.
Cara Menghadapi Narcissistic Personality Disorder
Sikap narcissistic personality disorder bisa menyebabkan masalah di kehidupan sehari-hari, baik dalam jalinan asmara, pekerjaan, sekolah, maupun pertemanan. Orang lain pun dapat susah menjalin jalinan dengan penderita NPD dan cenderung tidak senang berada di dekatnya.
Padahal, penderita narcissistic personality disorder sebetulnya bisa saja tidak mengerti dapat kondisi mentalnya ini dan ia juga tidak mengerti dapat perlakuannya terhadap orang lain.
Oleh sebab itu, inilah beberapa tips dalam hadapi orang yang menderita narcissistic personality disorder:
- Tetapkan batasan dalam berhubungan. Artinya, perlu diingat bahwa bukan tugas atau tanggung jawab Anda untuk mengendalikan emosi orang lain.
- Cobalah untuk menambahkan komentar dengan hati-hati dan kata-kata yang positif.
- Hindari perbincangan segera dengan penderita narcissistic personality disorder sebab dapat menjadi sia-sia. Jika ia mengamuk atau emosinya tidak terkontrol, coba meresponnya dengan tenang.
- Jalin jalinan erat dengan teman-teman lain yang bisa mempunyai daya positif.
Perlu diingat bahwa orang dengan narcissistic personality disorder umumnya tidak berubah sama sekali Anda mengusahakan mengelola dengan baik jalinan dengannya. Bila dipaksakan, jalinan selanjutnya bisa saja dapat senantiasa mengarah pada toxic relationship.
Pada dasarnya, penderita kondisi ini menjadi ia tidak pernah lumayan baik untuk dirinya sendiri. Sehingga, upaya Anda dan orang-orang di sekitarnya dengan menambahkan perhatian atau kasih sayang pun tidak dapat pernah lumayan memuaskannya.
Hal yang bisa Anda melaksanakan jikalau memiliki kerabat atau teman dengan tanda-tanda narcissistic personality disorder adalah berkonsultasi dengan psikolog agar beroleh cara dan tips yang pas untuk menghadapinya, lebih-lebih sampai mengajaknya untuk ditangani secara profesional.
Tinggalkan Balasan