Pusat Informasi Tentang Kesehatan 2024

Mencegah Penularan Hepatitis B pada Orang Lain

Mencegah Penularan Hepatitis B pada Orang Lain

Mencegah Penularan Hepatitis B pada Orang Lain – Tes HBsAg (hepatitis B surface antigen) adalah tes yang dilakukan sebagai salah satu cara slot thailand untuk mendeteksi penyakit hepatitis B. Jika hasil tes menunjukkan hasil positif, hal tersebut menandakan bahwa virus hepatitis B terdeteksi di dalam tubuh Anda. Hepatitis B merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia. Berdasarkan hasil riset Kementerian Kesehatan tahun 2013, ada sekitar 2.981.075 penduduk Indonesia yang menderita penyakit hepatitis, dengan 21,8% atau sekitar 649.874 orang di antaranya menderita hepatitis B.

Angka penderita penyakit hepatitis B di Indonesia masih cukup tinggi, bahkan sempat mengalami peningkatan sebanyak 2,5 kali lipat. Kurangnya informasi tentang cara mencegah penularan penyakit ini merupakan salah satu penyebab angka kasus hepatitis B terus meningkat.  Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV). Virus tersebut menyerang organ hati dan dapat memicu penyakit hepatitis B akut maupun kronis.

Mencegah Penularan Hepatitis B

Melalui Kementerian Kesehatan, pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya guna menekan penyebaran hepatitis B, yaitu memberikan imunisasi hepatitis B pada bayi yang telah dilakukan sejak tahun 1997.

Upaya pencegahan dilakukan dengan mengedukasi slot777 gacor masyarakat mengenai penyakit ini melalui media sosial, buku, poster, buku saku, serta seminar di berbagai penjuru kota di Indonesia yang dilakukan petugas kesehatan.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau seluruh fasilitas kesehatan untuk melakukan deteksi dini hepatitis B pada ibu hamil dan kelompok yang berisiko tinggi, termasuk petugas kesehatan, sebagai langkah pemotongan rantai penularan penyakit hepatitis B.

Upaya untuk menekan angka kasus dan penularan hepatitis B dapat dilakukan dengan mengikuti berberapa langkah berikut ini:

Penularan Hepatitis B

Ada dua cara penularan hepatitis B, yaitu penularan vertikal dan horizontal. Penularan secara vertikal terjadi dari ibu hamil yang menderita penyakit hepatitis B ke bayinya selama persalinan.

Sementara itu, penularan horizontal terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, seperti air mani, cairan vagina, darah, urine, tinja, dan air liur dari orang yang terinfeksi virus hepatitis B ke orang lain. Ada pula hal lain yang bisa menyebabkan terjadinya penularan virus hepatitis B secara horizontal, yaitu:

Kurangnya informasi terkait langkah pencegahan infeksi hepatitis B menjadi alasan mengapa angka kasus penyakit hepatitis B di Indonesia terus meningkat. Selain itu, kurangnya cakupan vaksinasi hepatitis B serta terlambatnya diagnosis dan penanganan penyakit ini juga turut membuat penderita dengan mudahnya menularkan virus hepatitis B ke orang lain, apalagi beberapa di antaranya tidak merasakan gejala saat terkena penyakit ini. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mengurangi angka kasus hepatitis B, pemerintah menganjurkan setiap orang untuk mendapatkan vaksin hepatitis B, baik pada bayi baru lahir atau orang dewasa.

Exit mobile version