Inilah Cara Sederhana untuk Mengatasi Anyang-Anyangan – Anyang-anyangan atau disuria berlangsung ketika seseorang merasakan sensasi terbakar atau perih sesaat atau setelah membuang air kecil. Kondisi ini lebih sering berlangsung pada wanita, atau pria yang berusia lanjut.
Meski terkesan sepele, anyang-anyangan bisa menjadi indikasi infeksi saluran kemih atau persoalan kesegaran lainnya. Oleh gara-gara itu, penting untuk memahami beberapa langkah simple untuk mengatasinya.
Inilah Cara Sederhana untuk Mengatasi Anyang-Anyangan
Secara medis, pengobatan menangani anyang-anyangan akan bervariasi, bergantung dari penyebabnya.
Oleh gara-gara itu, memeriksakan diri ke dokter sangatlah penting jikalau kamu merasakan perih atau sensasi terbakar ketika membuang air kecil.
Jika penyebab dari anyang-anyangan sudah jelas, dokter akan memberi saran perawatan tertentu.
Contohnya seperti pemanfaatan obat antibiotik jikalau penyebabnya adalah infeksi bakteri, atau membatasi konsumsi makanan atau minuman tertentu.
Jika suasana ini berlangsung gara-gara iritasi kulit, umumnya dokter akan memberi saran pengidapnya untuk menjauhkan pemanfaatan product penyebab iritasi. Seperti tisu yang kasar atau sabun dengan kadar yang keras. Intinya, anyang-anyangan tidak boleh kamu sepelekan.
Selain itu, kamu bisa mencoba Berbagai Obat Anyang-Anyangan yang Ampuh.
Agar kamu dapat meredakan rasa sakitnya, terkandung beberapa langkah simple yang dapat kamu lakukan di tempat tinggal untuk menangani anyang-anyangan, yaitu:
1. Minum lebih banyak air
Anyang-anyangan sering kali berlangsung gara-gara infeksi saluran kemih.
Karena itu, minumlah lebih banyak air putih atau minuman rendah gula non-karbonasi lainnya yang dapat membantu mengencerkan urine dan menyingkirkan bakteri dari kandung kemih.
2. Konsumsi obat antiinflamasi
Salah satu perawatan di tempat tinggal untuk menangani rasa nyeri disuria yang dapat kamu lakukan adalah dengan konsumsi obat antiinflamasi yang dijual bebas seperti ibuprofen.
3. Membatasi makanan yang dapat mengiritasi kandung kemih
Beberapa jenis makanan yang asam seperti buah jeruk, makanan pedas, cokelat dapat mengiritasi kandung kemih.
Maka dari itu, penting untuk membatasi beberapa konsumsi makanan selanjutnya agar dapat meredakan tanda-tanda anyang-anyangan.
4. Membersihkan organ intim dengan benar
Hati-hati, wanita lebih rentan terserang persoalan saluran kemih ketimbang pria.
Maka dari itu, coba untuk senantiasa membersihkan saluran kencing dari arah depan ke belakang.
Hal ini untuk kurangi perpindahan bakteri (belakang) dari anus ke saluran kencing (depan).
Selain itu, hindarilah membersihkan vagina dengan menyemprotkan cairan ke dalamnya (douching).
5. Jangan menghambat membuang air kecil
Anyang-anyangan sebetulnya dapat membuat membuang air kecil terasa sakit. Namun, menghambat membuang air kecil justru dapat membuat suasana memburuk.
Sebab, perihal itu bisa membuat bakteri ringan berkembang biak di proses kemih. Oleh gara-gara itu, kamu senantiasa kudu membuang air kecil ketika sudah merasakannya ya.
6. Konsumsi probiotik
Mengonsumsi makanan probiotik, seperti yoghurt, kimchi, tempe, dan lain-lain terhitung bisa menjadi langkah ringan menangani anyang-anyangan di rumah.
Hal itu gara-gara probiotik adalah bakteri baik yang bisa mengimbuhkan manfaat kesegaran yang positif.
Mengonsumsi kadar selanjutnya bisa membantu melawan bakteri jahat dan jamur yang bertanggung jawab atas disuria.
7. Jahe
Jahe sudah tenar sebagai rempah-rempah yang bisa mengimbuhkan banyak manfaat kesehatan.
Beberapa manfaatnya adalah menangkal bakteri dan tingkatkan proses imun tubuh. Itulah konsumsi the jahe atau suplemen jahe bisa menjauhkan disuria.
8. Vitamin C
Vitamin C terhitung bisa tingkatkan proses kekebalan dengan langkah mendorong memproses sel darah putih.
Mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi tersebut, seperti jambu merah, kiwi, cabai merah, paprika, bisa memperkuat energi tahan tubuh untuk melawan infeksi.
Selain itu, kamu terhitung bisa coba menangani anyang-anyangan dengan bahan alami, seperti daun kumis kucing.
Namun, kamu terhitung bisa menangani anyang-anyangan dengan obat yang dokter resepkan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Radang Tenggorokan Secara Alami
Kenapa Bisa Terjadi Anyang-Anyangan?
Sebelum memahami langkah mengobatinya, ada baiknya kamu memahami dulu kenapa bisa berlangsung anyang-anyangan.
Ada beberapa penyebab anyang-anyangan yang umum, pada lain:
- Infeksi Saluran Kemih (ISK): Infeksi di bagian mana pun dari saluran kemih.
- Peradangan di uretra: Saluran yang membawa urine keluar dari tubuh.
- Infeksi kandung kemih (Cystitis): Peradangan yang umumnya berlangsung akibat infeksi pada kandung kemih.
Selain itu, beberapa kemungkinan penyebab lain dari anyang-anyangan yang terbilang jarang adalah:
- Iritasi pada perineum (area pada anus dan alat kelamin).
- Masuknya benda asing di saluran kemih.
- Kondisi dermatologis (kulit).
- Vulvovaginitis (infeksi atau peradangan pada vulva dan vagina).
- Vaginitis atrofi (rasa tidak nyaman pada area vagina akibat menopause).
- Infeksi prostat.
- Kejang kandung kemih.
- Cystitis interstitial (kondisi kandung kemih kronis).
- Infeksi menular seksual (seperti herpes, gonore, atau klamidia).
- Cystitis radiasi (komplikasi terapi radiasi pada tumor panggul).
Cara Mencegah Anyang-anyangan
Untuk membantu menghambat anyang-anyangan gara-gara cystitis atau pielonefritis, minumlah beberapa gelas air setiap hari untuk membilas saluran kemih.
Bagi wanita, penting untuk menyeka dari depan ke belakang setelah membuang air besar.
Selain itu, penting untuk langsung membuang air kecil setelah lakukan interaksi seksual untuk menyingkirkan bakteri dari uretra.
Ini membantu menghambat bakteri bergeser ke kandung kemih.
Untuk menghambat anyang-anyangan yang berlangsung gara-gara iritasi, selanjutnya ini hal-hal yang kudu kamu lakukan:
- Menjaga area genital senantiasa bersih dan kering.
- Sering mengganti tampon dan pembalut kala menstruasi.
- Menghindari pemanfaatan sabun, semprotan vagina, dan douche yang mengiritasi.
Untuk membantu menghambat anyang-anyangan gara-gara penyakit menular seksual, praktikkan seks yang aman.
Termasuk senantiasa memanfaatkan kondom, jikalau kamu hanya punya satu pasangan seksual senantiasa dan sudah percaya ia tidak mengidap penyakit menular seksual.