Inilah Obat Masuk Angin Anak yang Aman – Masuk angin bukanlah suatu penyakit, melainkan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan situasi seseorang disaat mengalami bermacam keluhan, terasa dari demam, perut kembung, tidak enak badan, sering sendawa, hingga pegal-pegal.

Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Masuk angin pada anak sebetulnya tidak beresiko dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, untuk meredakan gejala yang muncul, penggunaan obat masuk angin anak bisa jadi pilihan.

Beragam Obat Masuk Angin Anak

Berikut ini adalah beberapa obat masuk angin anak yang dapat digunakan:

1. Paracetamol

Paracetamol merupakan obat antinyeri dan pereda demam yang dapat digunakan untuk menangani masuk angin pada anak. Obat ini dapat meringankan gejala yang terjadi disaat masuk angin, misalnya demam, sakit kepala, dan meriang.

Namun, sebelum saat beri tambahan paracetamol kepada anak, pastikan dosisnya sudah cocok dengan usia dan berat badannya. Paracetamol dalam wujud sirup dapat digunakan untuk anak usia 2 bulan, sedang wujud tablet yang dihaluskan dapat diberikan kepada anak usia 6 tahun ke atas.

Meski obat masuk angin untuk anak ini bisa dibeli secara bebas di apotek, namun orang tua selamanya perlu mengikuti wejangan pemakaiannya di kemasan produk. Hentikanlah penggunaan paracetamol misalnya gejalanya sudah hilang.

2. Ibuprofen

Selain paracetamol, ibuprofen juga dapat digunakan untuk menangani masuk angin pada anak. Obat ini dapat meredakan demam, sakit kepala, dan nyeri otot yang terjadi waktu masuk angin.

Ibuprofen yang dijual secara bebas di apotek dapat diberikan untuk anak yang sudah berusia minimal 6 bulan. Bila usia anak tidak cukup dari itu, konsultasikan lebih dahulu ke dokter berkaitan dosisnya yang aman.

Selain itu, anak yang mengalami gejala asma dan perlihatkan isyarat dehidrasi tidak direkomendasikan pakai ibuprofen tanpa wejangan dari dokter.

3. Chlorpheniramine

Selain meredakan gejala alergi, chlorpheniramine atau CTM juga dapat digunakan untuk meringankan gejala masuk angin, layaknya pilek, hidung mampet, dan bersin-bersin.

Namun, penggunaan obat ini cuma bisa diberikan kepada anak usia 1 tahun ke atas. Bila usia anak di bawah 1 tahun, konsumsinya perlu cocok dengan wejangan dokter. Anak dengan riwayat epilepsi dan susah atau tidak bisa membuang air kecil juga perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum saat minum CTM.

Baca Juga: Inilah Obat Demam yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

4. Phenylephrine

Obat masuk angin untuk anak setelah itu adalah phenylephrine. Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan hidung tersumbat dan batuk pilek. Oleh dikarenakan itu, obat ini bisa jadi pilihan obat untuk menangani masuk angin pada anak.

Phenylephrine merupakan golongan dekongestan yang cuma bisa diperoleh dengan resep dokter dan direkomendasikan untuk anak usia 12 tahun ke atas.

5. Diphenhydramine

Diphenhydramine merupakan obat yang memadai efektif untuk meredakan gejala masuk angin, layaknya batu pilek. Obat ini dapat dibeli di apotek dan diberikan kepada anak, terasa usia 2 tahun ke atas.

Diphenhydramine juga sering ditemukan sejalan dengan beragam jenis obat di atas, biasanya sebagai obat flu anak. Jangan lupa membaca dosis penggunaan obat untuk anak cocok wejangan di kemasan. Bagi anak yang usianya di bawah 2 tahun, penggunaan diphenhydramine perlu cocok resep dokter.

6. Pseudoephedrine

Pseudeophedrine merupakan obat golongan dekongestan yang bisa jadi pilihan obat masuk angin anak. Obat ini dapat digunakan untuk menangani bermacam gejala yang timbul waktu masuk angin, misalnya batuk pilek.

Meski begitu, penggunaan obat ini perlu di bawah pengawasan dari dokter untuk menjauhkan pengaruh samping yang dapat terjadi, layaknya jantung berdebar, keringat dingin, dan susah tidur. Pseudoephedrine juga cuma bisa diberikan kepada anak usia 12 tahun ke atas.

7. Vitamin C

Mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C atau suplemennya juga bisa meredakan gejala masuk angin. Ini dikarenakan vitamin C punyai sifat antioksidan yang dapat menopang tubuh melawan penyakit dan juga mempercepat penyembuhan.

Vitamin C dapat ditemukan secara alami dalam buah dan sayur, layaknya jeruk, jambu biji, bayam, dan brokoli. Selain dari makanan, vitamin C juga bisa diperoleh dari suplemen nutrisi. Namun, penggunaannya untuk anak sebaiknya cocok wejangan dokter, terlebih anak-anak yang menderita masalah ginjal.

Selain dengan obat masuk angin anak di atas, Anda juga perlu menegaskan Si Kecil memperoleh asupan air putih yang memadai fungsi menghambat dehidrasi. Anda juga bisa beri tambahan 1 sendok madu kepada Si Kecil misalnya usianya di atas 1 tahun.

Pada dasarnya, masuk angin pada anak dapat dicegah dan disembuhkan dengan merawat daya tahan tubuhnya. Berikut ini adalah beberapa cara simpel yang dapat dilakukan untuk menghambat situasi masuk angin:

  • Berikan makanan bergizi seimbang.
  • Cukupi waktu istirahatnya.
  • Ajari untuk membasuh tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum saat dan juga sesudah makan.
  • Gunakan jaket atau busana yang hangat waktu cuaca dingin.

Hal yang perlu diingat adalah beragam obat masuk angin anak di atas perlu dikonsumsi cocok usia dan berat badan Si Kecil. Oleh dikarenakan itu, sehingga lebih aman, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu fungsi memperoleh obat masuk angin paling ampuh yang cocok dengan situasi Si Kecil.